Di Ujung Lantunan Ayat, Harapan Kampar Menggema di Panggung Final MTQ Riau

Kuantan Singingi, AuraPos.id — Tidak semua perjuangan berakhir di panggung megah. Sebab, sebelum langkah menginjak arena final, ada hari-hari panjang yang diisi dengan murajaah, latihan tanpa lelah, doa yang tak putus, serta keyakinan bahwa setiap ikhtiar akan menemukan jalannya.

Kamis (2/7/2026), harapan itu bermuara pada dua putra terbaik Kabupaten Kampar. Setelah melewati persaingan yang ketat, Muhammad All Mubarak dan Alwi Rahman memastikan diri tampil pada babak final Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi.

Muhammad All Mubarak akan tampil pada Cabang Tafsir Al-Qur’an Bahasa Indonesia Putera dengan kode TF 212 dan nomor urut 04 di Masjid Al-Furqon pada siang hari. Sementara Alwi Rahman dijadwalkan melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an pada Cabang Seni Baca Al-Qur’an Tilawah Dewasa Putera dengan kode TQ 410, nomor urut 22, di astaka utama MTQ pada malam harinya.

Bagi Kafilah Kampar, lolos ke babak final bukan sekadar capaian kompetisi. Di dalamnya tersimpan amanah untuk menjaga kemuliaan Al-Qur’an melalui bacaan yang indah, penghayatan yang mendalam, dan adab yang terpatri dalam setiap penampilan.

Koordinator Kafilah Kampar, H. Zulfaimar, S.Ag., M.A.P., mengatakan kedua finalis telah mempersiapkan diri secara maksimal. Pendampingan pelatih, official, dan panitia terus dilakukan agar para peserta dapat tampil dengan tenang dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

“Semua unsur kafilah bergerak bersama. Kami ingin memastikan para finalis hanya fokus pada penampilannya, sementara kebutuhan lainnya menjadi tanggung jawab tim,” ujarnya.

Di balik dua nama yang akan tampil, sesungguhnya ada ikhtiar kolektif yang dibangun dengan semangat kebersamaan. Pelatih terus membimbing, official mengawal setiap kebutuhan peserta, panitia memastikan seluruh proses berjalan baik, sementara keluarga dan masyarakat Kampar tak henti mengirimkan doa dari kejauhan.

Zulfaimar pun mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kampar untuk mengiringi perjuangan kedua qari tersebut dengan doa. Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi kekuatan batin yang tak kalah penting dibandingkan persiapan teknis.

Pada akhirnya, panggung final bukan hanya tentang siapa yang berdiri di podium kemenangan. Ia adalah ruang tempat kerja keras, kesabaran, dan kecintaan kepada Al-Qur’an dipersembahkan dengan sepenuh hati.

Apa pun hasil yang akan diumumkan nanti, Muhammad All Mubarak dan Alwi Rahman telah membawa satu pesan penting: bahwa kemuliaan Al-Qur’an akan selalu melahirkan generasi yang siap mengharumkan nama Kampar dengan ilmu, adab, dan ketulusan.

Ditulis Oleh : Adi Jondri Putra

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *