{"id":9836,"date":"2026-04-20T22:58:41","date_gmt":"2026-04-20T15:58:41","guid":{"rendered":"https:\/\/aurapos.id\/?p=9836"},"modified":"2026-04-20T22:58:41","modified_gmt":"2026-04-20T15:58:41","slug":"melalui-csr-pdc-hadirkan-kemandirian-bagi-penyandang-disabilitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aurapos.id\/index.php\/2026\/04\/20\/melalui-csr-pdc-hadirkan-kemandirian-bagi-penyandang-disabilitas\/","title":{"rendered":"Melalui CSR, PDC Hadirkan Kemandirian Bagi Penyandang Disabilitas"},"content":{"rendered":"<p><em><strong>JAKARTA-Aurapos.id &#8211;<\/strong><\/em> Di Indonesia, menjalani hidup sebagai penyandang disabilitas bukanlah sesuatu yang mudah. Stigma dan penilaian yang tidak adil menyulitkan kalangan difabel untuk mengembangkan diri dan meraih kesempatan yang sama dengan lainnya.<\/p>\n<p>PT. Patra Drilling Contractor (PDC) memahami fakta tersebut dan karenanya mengembangkan program-program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSL) atau Corporate Corporate Social Responsibility (CSR) yang diyakini akan memberdayakan penyandang disabilitas.<\/p>\n<p>Corporate Secretary PDC, Ani Aryani menjelaskan, program CSR PDC bagi penyandang disabilitas berfokus pada inklusivitas, pemberdayaan, dan kemandirian, melalui pelatihan, pendidikan, dan peluang kerja.<\/p>\n<p>\u201cBukan sekadar donasi, setelah melalui kajian social mapping, perusahaan melihat program yang tepat untuk masyarakat dengan disabilitas adalah yang mampu menciptakan inklusi sosial, kemandirian ekonomi, dan keberlanjutan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Ani menegaskan, penyandang disabilitas memiliki potensi dan peran penting di masyarakat, hanya saja kesempatan dan akses untuk aktualisasi diri masih terbatas.<\/p>\n<p>Program CSR untuk penyandang disabilitas sudah PDC lakukan sejak lama, tetapi semakin digiatkan di tiga tahun terakhir. Diawali dengan penyelenggaraan program pelatihan dan pemberian SIM D bagi penyandang disabilitas yang tinggal di sekitar wilayah kerja PDC di tahun 2023.<\/p>\n<p>Diselenggarakannya program tersebut kala itu mengacu kepada kian terbukanya peluang kerja bagi penyandang disabilitas tertentu untuk menjadi pengemudi jasa transportasi umum berbasis online.<\/p>\n<p>Tahun berikutnya PDC menggelar program Pelatihan Tata Boga Khusus Disabilitas di wilayah Rokan Hilir. Pelatihan diikuti 20 peserta yang terdiri dari tuna daksa, tuna grahita, dan tuna rungu.<\/p>\n<p>Pelatihan yang sama kemudian PDC laksanakan pula bagi sembilan peserta penyandang tuna rungu, tuna wicara, dan tuna grahita dari Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.<\/p>\n<p>Kesembilan orang ini mengikuti pelatihan yang berlangsung selama sepuluh hari di kantor Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur.<\/p>\n<p>Selama pelatihan, peserta mendapatkan teori dan praktik langsung dengan materi yang mencakup pengorganisasian dan penyajian makanan, pembersihan area dapur, metode dasar memasak, pembuatan roti dan produk ragi, hingga pembekalan kewirausahaan.<\/p>\n<p>Kini di tahun ketiga pelaksanaannya, program pemberdayaan ini telah menjangkau sebanyak 51 peserta penyandang disabilitas dan terus menunjukkan dampak nyata.<\/p>\n<p>Salah satunya keberhasilannya Muhammad Haekal Senchaki (20), peserta pelatihan tata boga khusus disabilitas tahun 2025, yang kini sukses merintis usaha kuliner bertajuk \u201cChaki Pizza\u201d.<\/p>\n<p>Haekal, mahasiswa berkebutuhan khusus jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta, menunjukkan perkembangan signifikan setelah mengikuti pelatihan tata boga yang difasilitasi PDC.<\/p>\n<p>Haekal kini mampu memproduksi sekaligus memasarkan pizza secara mandiri melalui sistem pre-order.<\/p>\n<p>Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa program pelatihan berbasis keterampilan yang inklusif mampu membuka peluang ekonomi baru bagi penyandang disabilitas.<\/p>\n<p>Untuk keberlanjutannya, PDC berharap seluruh program CSR bagi penyandang disabilitas ini sungguh menciptakan dampak sosial positif dengan menghapus stigma dan memberikan kesempatan setara dalam lingkungan kerja maupun masyarakat.***Ani<\/p>\n<div id=\"aurap-1907346037\" class=\"aurap-after-content\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/aurapos.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/molding.jpeg\" alt=\"\"  srcset=\"https:\/\/aurapos.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/molding.jpeg 1080w, https:\/\/aurapos.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/molding-300x300.jpeg 300w, https:\/\/aurapos.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/molding-1024x1024.jpeg 1024w, https:\/\/aurapos.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/molding-150x150.jpeg 150w, https:\/\/aurapos.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/molding-768x768.jpeg 768w, https:\/\/aurapos.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/molding-215x215.jpeg 215w\" sizes=\"(max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" width=\"1080\" height=\"1080\"   \/><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA-Aurapos.id &ndash; Di Indonesia, menjalani hidup sebagai penyandang disabilitas bukanlah sesuatu yang mudah. Stigma dan penilaian yang tidak adil menyulitkan kalangan difabel untuk mengembangkan<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":9837,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[2747,2718,3118,3085],"class_list":["post-9836","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-csr","tag-disabilitas","tag-penyandang","tag-pt-patra-drilling-contractor"],"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aurapos.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9836","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aurapos.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aurapos.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aurapos.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aurapos.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9836"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/aurapos.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9836\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9838,"href":"https:\/\/aurapos.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9836\/revisions\/9838"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aurapos.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9837"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aurapos.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9836"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aurapos.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9836"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aurapos.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9836"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}