Bangkinang Kota, AuraPos.id – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kampar menggelar rapat evaluasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau sebagai langkah awal mempersiapkan diri menghadapi MTQ ke-45 Tingkat Provinsi Riau tahun 2027.
Rapat yang dipimpin langsung Ketua LPTQ Kabupaten Kampar, Tengku Said Hidayat, S.STP., M.IP., dilaksanakan pada Kamis (16/7/2026) di Gedung LPTQ Kabupaten Kampar.
Hadir dalam rapat tersebut Ketua Harian LPTQ Kabupaten Kampar Dr. H. Erman Gani, M.A., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Dr. H. Erizon Efendi, M.Pd., Kabag Kesra Setda Kampar Jalal Sayuti, Koordinator Kafilah H. Zulfaimar, S.Ag., M.A.P., serta jajaran pengurus inti LPTQ Kabupaten Kampar.
Meskipun berhasil membawa pulang 35 trofi pada MTQ ke-44 di Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Kampar harus puas menempati peringkat ketujuh karena minimnya perolehan juara pertama yang menjadi penentu akumulasi poin.
Dalam rapat evaluasi tersebut dibahas berbagai kekurangan dan kelemahan yang dihadapi kafilah selama mengikuti perlombaan. Hasil evaluasi akan dijadikan dasar penyusunan kebijakan dan strategi pembinaan agar pada MTQ Provinsi Riau tahun 2027 Kabupaten Kampar mampu tampil lebih maksimal dan meraih prestasi yang lebih membanggakan.
Ketua Harian LPTQ Kabupaten Kampar, Dr. H. Erman Gani, M.A., menyampaikan sejumlah catatan penting sebagai bahan evaluasi sekaligus kekuatan yang dimiliki kafilah Kampar.
Menurutnya, pembinaan yang dilakukan LPTQ Kabupaten Kampar telah dilaksanakan secara maksimal. Bahkan, tiga bulan sebelum pelaksanaan MTQ Provinsi Riau di Kuantan Singingi, para peserta telah mengikuti pelatihan dan pembinaan secara bertahap.
Dari sisi kualitas, pembinaan tahun 2026 dinilai menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu terlihat dari keberhasilan 35 peserta meraih trofi dari total 70 peserta yang mengikuti seluruh cabang perlombaan.
Selain itu, jumlah peserta Kabupaten Kampar yang berhasil melaju ke babak final juga meningkat. Namun, minimnya raihan juara pertama menyebabkan akumulasi poin belum mampu mengangkat posisi Kabupaten Kampar ke papan atas klasemen.
Secara kelembagaan, lanjut Erman Gani, LPTQ Kabupaten Kampar juga telah melaksanakan program pembinaan yang lebih menyeluruh pada seluruh cabang musabaqah. Ke depan, pola pembinaan tersebut akan terus dievaluasi dan disempurnakan agar mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang siap bersaing di tingkat Provinsi Riau maupun nasional.
Melalui evaluasi ini, LPTQ Kabupaten Kampar berharap seluruh unsur pembina, pelatih, official, dan peserta dapat memperkuat sinergi sehingga target peningkatan prestasi pada MTQ ke-45 Tingkat Provinsi Riau tahun 2027 dapat diwujudkan.(***)

