Bangkinang Kota, aurapos.id – Setiap anak memiliki keistimewaan dan potensi yang berbeda. Ada yang menemukan kepercayaan dirinya melalui olahraga, ada pula yang mengekspresikan imajinasi melalui seni dan sastra. Namun, tidak sedikit anak yang ternyata memiliki beragam bakat yang menunggu untuk ditemukan, diasah, dan diberi ruang untuk berkembang.
Hal itulah yang tergambar dari perjalanan prestasi Kartika Eka Paksi, siswi kelas IV Jabal Nur SD Muhammadiyah 019 Bangkinang. Setelah sebelumnya menorehkan sejumlah prestasi di bidang olahraga, kali ini Kartika kembali menghadirkan kebanggaan melalui dunia seni dan sastra. Ia berhasil meraih Juara I lomba menulis cerita dalam kegiatan persiapan Festival Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tahun 2027.
Kabar menggembirakan tersebut diumumkan oleh Koordinator Kampus 1 SD Muhammadiyah 019 Bangkinang, Umi Nenny Litania, S.P., sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Kartika dalam lomba yang diselenggarakan SMP Muhammadiyah Bangkinang pada 3 November 2026 lalu.
Dalam kompetisi yang diikuti puluhan peserta utusan berbagai sekolah di Kabupaten Kampar tersebut, Kartika mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga berhasil menduduki posisi tertinggi.
Bagi seorang anak yang masih duduk di bangku kelas IV sekolah dasar, capaian ini tentu bukan sekadar tentang sebuah piala atau predikat juara. Lebih dari itu, ada keberanian untuk mencoba, kemauan untuk belajar, serta kesempatan untuk membuktikan bahwa setiap anak memiliki kemampuan yang layak dihargai.
Menariknya, perjalanan Kartika di dunia prestasi tidak berhenti pada kemenangan tersebut. Ia juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pembinaan lebih lanjut. Umi Rabiatul Wahyuni, S.Pd. ditetapkan sebagai guru pembimbing yang akan mendampingi Kartika dalam mempersiapkan diri menghadapi FLS3N tahun 2027 mendatang.
Kesempatan ini menjadi bagian penting dari proses tumbuh kembang seorang anak. Sebab, prestasi yang baik bukan hanya lahir dari bakat, tetapi juga membutuhkan pendampingan, ketekunan, latihan, dan lingkungan yang memberikan dukungan.
Wali Kelas IV Jabal Nur SD Muhammadiyah 019 Bangkinang, Umi Ina Yati, S.Pd., Gr., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas keberhasilan anak didiknya tersebut.
Menurutnya, prestasi Kartika, putri dari pasangan Rakhman Hakim dan Dien Musvita, A.Md. Keb., merupakan sesuatu yang patut disyukuri. Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi penyemangat bagi Kartika untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan yang dimilikinya.
Namun, ada harapan yang lebih besar dari sekadar keberhasilan seorang peserta didik meraih juara. Prestasi Kartika diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi teman-temannya bahwa setiap anak mempunyai kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi, selama diberikan ruang, kepercayaan, serta dorongan yang positif.
“Semoga prestasi yang diraih Kartika ini menjadi pelecut semangat dan motivasi bagi teman-temannya untuk terus mengembangkan potensi diri, berani mencoba, serta berusaha meraih prestasi sesuai dengan bakat dan kemampuan masing-masing demi menggapai masa depan yang cemerlang,” harap Umi Ina Yati.
Pada akhirnya, pendidikan bukan semata-mata tentang seberapa tinggi nilai yang diperoleh seorang anak di dalam kelas. Pendidikan juga tentang bagaimana menemukan kelebihan, membangun keberanian, menumbuhkan kreativitas, dan memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik untuk menjadi dirinya sendiri dengan segala potensi yang dimiliki.
Kartika Eka Paksi telah memberikan sebuah gambaran sederhana bahwa seorang anak tidak harus membatasi dirinya pada satu bidang saja. Dari olahraga hingga sastra, selalu ada kesempatan untuk belajar dan mengukir prestasi.
Dan bagi Kartika, kemenangan kali ini mungkin bukanlah garis akhir sebuah perjalanan. Justru, inilah salah satu pintu awal untuk mengenal dunia yang lebih luas, mengembangkan imajinasi, dan menuliskan cerita-cerita hebat tentang masa depannya sendiri.
Sebab, setiap anak memiliki cerita, dan setiap cerita memiliki kesempatan untuk menjadi inspirasi.
Penulis: Adi Jondri Putra


